Rabu, 08 Februari 2012



Aku tahu engkau pendekar
Semua juga tahu kau pahlawan
Kata – katamu menjunjung langit
Dan kau buat melayang

Janjimu mewarnai hidup
Yang elok menggelora
Karena janjimu kami terpanah
Sebab katamu terpesona
Hingga dikorbankan jiwa raga

Tapi kini, , , , , ,
Janjimu hilang di Batanghari
Lalu lalang beriring emas
Melayang terbang diawan
Berenang debu diangan
Menghapuskan jejak dikaca
Menulis emas dilautan

Menangis darah, bersyairkan cinta
Berkata manis, tertelan empedu
Tersenyum lebar, membanjiri dunia

Segala yang tak terupaya
Terpuruh dalam lubang buaya

Makna : puisi ini mengkisah seseorang yang kecewa terhadap orang yang dianggap sebagai penuntun yang memberikan kata – kata manis dan banyak orang mengikutinya.  Tak hanya kata – kata manis, namun janji – janji yang menggiurkan hingga semakin banyak pengikutnya. Namun semua itu hanyalah bual belaka yang tak pernah terwujud.

0 komentar:

About Me

Foto Saya
faridwan
jambi, jambi, Indonesia
cuexz
Lihat profil lengkapku

Footer Widget 1

wellcome

wellcome at faridwanjaswa.blogspot.com

Footer Widget 3

Recent Posts

Download

Blogger Tricks

Blogger Themes

Laman

Powered By Blogger
faridwanjaswa. Diberdayakan oleh Blogger.

Footer Widget 2

Postingan Populer

Pengikut

Share

Share

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail