Minggu, 11 September 2011

Saat ia terbangun dari tidurnya , tiba – tiba sang ibu pulang dari kerja dan ternyata sedang sakit perut. Ia menyarankan untuk cek up kedokter siapa tahu penyakit yang parah. Setelah diperiksa sama dokter ternyata sang ibu kena disentri sebuah penyakit komplkasi pada perut. Sehingga ibunya hanya bisa terbaring tidur.

Semenjak sang ibu sakit, kondisi rumah menjadi berantakan. Terpaksa Anggara harus membersihakan rumah sendirian tanpa ada yang membantunya. Sedangkan para tetangga sibuk untuk menyiapakn hari raya idul fitri. Mulai dari mencari baju baru, aksesoris baru dan aneka makanan untuk hari raya.

Ia pun berdoa kepada Tuhan , supaya dalam bulan Ramadhan tahun ini diberikan kesehatan dan dapa menjalanankan rutinitas sebagai hamba yang harus memuja sang khalik atau pencipta.

Beberapa hari kemudian sang ibu pun bisa sembuh dari penyakit tersebut. Mereka pergi untuk menyiapkan hari kemenangan mulai dari makanan , aksesoris dan pernak pernik lebaran. Mereka pergi pagi dan pulangnya pun sore.

Saat dalam perjalanan rasa haus mencekik leher pun ia rasakan, tak hanya itu rasa lelah letih dan lesu dirasakan juga. Dirasakan tak sanggup lagi untuk melanjutkan puasa hingga azan maghrib menyambut. Ia berusaha sekuat tenaganya tak perduli haus , lapar, dahaga, panas dikarenakan kondisi yang begitu panas.

Selama perjalanan Anggara yang begitu melelahkan, dan lelah mengeliling pusat perbelanjaan yang dikunjungi bersama keluarganya. Dan mereka memperoleh makanan untuk snack lebaran, dan pakaian yang disiapkan untuk lebaran.

Rasa lelah, bahkan sang adik berkata sangat lelah dan tak sanggup lagi.

Anggara menjawab, sabar pasti bisa kox ?

Capek kak, jawab sang adik.

Tidak kox, kamu main aja nanti sore tak terasa ? jawab Anggara.

Sang adik pun lari – lari di halaman perpusatan belanja bersama teman – temannya yang baru dikenal. Dan Anggara pun mencari  pakaian dan makanan untuk lebaran.

Setelah beberapa kali memutari mall akhirnya mereka pulang. Saat pulang jalan macet dan antrian begitu panjang serta panas mendulang.  Ditambah lagi jalan yang rusak dan debu beraburan menghiasa perjalanan yang berwarna menjadi tak kelihatan lagi.
Saat mendak mendekati rumah mobil yang dikendari mogak, terpaksa mendorong mobil.  Setelah mobil nyala mereka bergegas untuk pulang kerumah.

Nantikan kisah selanjutnya difaridwanjaswa.blogspot.com

0 komentar:

About Me

Foto Saya
faridwan
jambi, jambi, Indonesia
cuexz
Lihat profil lengkapku

Footer Widget 1

wellcome

wellcome at faridwanjaswa.blogspot.com

Footer Widget 3

Recent Posts

Download

Blogger Tricks

Blogger Themes

Laman

Powered By Blogger
faridwanjaswa. Diberdayakan oleh Blogger.

Footer Widget 2

Postingan Populer

Pengikut

Share

Share

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail