Kamis, 15 September 2011


Tak banyak yang dapat ia lakukan untuk semua permasalahan ini. Kini ia hanya bisa berdoa kepada yang kuasa agar ia diberikan sebuah kesabaran hati supaya dapat menjalani semua ujian yang harus ia jalani sebagai sebuah kewajiban.

Meskipun tak banyak yang tau sebenarnya ia sangat menderita dan sengsara namun ia berusaha tersenyum dan paras ria. Mudah – mudahan dengan semua ini ia bisa lebih dan lebih dewasa lagi dalam menghadapi semua cobaan.
**

Keesokan harinya ia harus berangkat ke kost untuk menyelesaikan kewajibannya yaitu kuliah. Ia berangkat dengan rasa cemas, karena sekarang ia pindah kost. Sekarang kostnya lebih dekat dengan kampus meskipun masih memerlukan perjalanan sekita 1km lagi. Tapi di kost yang sekarang masih terasa sepi karena dari 10 kamar yangterisi baru ada 6 kamar.

Hari pertama ia kuliah pun dirasakan dengan suka cita. Kini dapat bertemu teman – teman kuliah, mereka saling bercerita tentang hari libur. Mulai libur puasa ramadhan, terus disambung libur hari raya idul fitri dan selanjutnya kemeriah idul fitri di kampung halaman masing – masing.

Cerita demi cerita terdengar sudah, begitu indahnya suasana liburan yang Anggara rasakan bersama teman – teman.

Tapi Anggara masih terlintas tentang bagaimana keadaan ibunya yang sedang sakit. Apakah sudah sembuh dan bisa beraktivitas kembali atau belum ? sebagai seorang anak yang dapat ia lakukan hanya bisa berdoa kepada sang Khalik yaitu Tuhan Yang Maha Esa.

Lantun andoa demi lantunan telah ia panjatkan, berharap cepat sembuh dan diberi kemudahan dalam menjalankan aktivitas sebagaimana biasanya. Bahkan saat tengah malam ia terbangun , ia berdoa kepada-Nya agar cepat diberikan kesembuhan pada sang ibu. Tak cukup dengan doa itu saja namun doa agar nilainya disemester ini dan selanjutnya bisa jauh lebih baik. Doa lainnya yang tak terlupakan ialah agar karya yang ia buat dapat dibaca dan sukai oleh banyak orang .

Hari selanjutnya ia terbangun mendekati waktu shubuh dan ia hanya sholat shubuh dan tahajud berdoa agar semoa permasalahan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat.
***

Hari selanjutnya ia pergi ke kost salah satu teman akrabnya yaitu ke rumah Ning disana Anggara terasa senang dan nyaman. Walaupun banyak orang yang tak ia kenal. Namun  hari selanjutnya ia pergi ke kost teman yang satunya yaitu Ita disana ia merasa kurang nyaman karena banyak permasalahan dengan situasi dan kondisi. Disana banyak para pemuda yang berkumpul didekat kostnya dan berkata yang jorok – jorok. Jika dilihat secara manusiawi itu wajar, namun dilihat dari moral dan etika itu tidak baik. Ia berharap Ita tetap seperti yang dahulu tanpa ada perubahan yang mengarah kesana namun perubahan menuju arah yang lebih baik lagi.

Nantikan kisah selanjutnya di faridwanjaswa.blogspot.com

0 komentar:

About Me

Foto Saya
faridwan
jambi, jambi, Indonesia
cuexz
Lihat profil lengkapku

Footer Widget 1

wellcome

wellcome at faridwanjaswa.blogspot.com

Footer Widget 3

Recent Posts

Download

Blogger Tricks

Blogger Themes

Laman

Powered By Blogger
faridwanjaswa. Diberdayakan oleh Blogger.

Footer Widget 2

Postingan Populer

Pengikut

Share

Share

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail